Aku Ingin Berteduh (di Hatimu)

"Cinta adalah sesuatu yang Indah" karena itu Jika aku diberi pilihan "Bernafas atau Mencintaimu," akan aku gunakan " nafas terakhirku untuk mencintaimu "




Selasa, 09 Juli 2013

Tuhan maha pemaaf,
 namun Tuhan tak akan mengampuni kesalahan kita, 
sebelum manusia yang pernah kita sakiti, kita curangi, kita tipu, kita bodohi, "kita ngrasani" memaafkan kita.

Jumat, 05 Juli 2013

aku adalah apa yang tak pernah bisa kau baca

Kau adalah apa yang selalu aku tulis
Tapi aku adalah apa yang tak pernah bisa kau baca





"D.F (poel)"

# part 3

Kau Lihat,,,?? betapa sering dan banyak pasangan yang sangat dekat, terlalu dekat bahkan....
Hingga Tuhan Memisahkan mereka di persimpangan jalan

# part 3

# part 5

Aku sangat paham, dia menyimpan kerinduan, merindukan kerinduan dan membiarkan kerinduan merindukan dirinya,,
Akupun tau, kau mencintai cinta dengan penuh cinta, membiarkan cinta mencintai cintamu dengan penuh cinta

# part 5

Rabu, 03 Juli 2013

suatu saat kelak,,,

Meski "masa lalu tak ubahnya seni rupa yang tak punya RUH," tetap saja suatu saat kelak,,, "mengingat kenangan lebih mudah daripada membalikkan telapak tangan"

Senin, 01 Juli 2013

perjalanan senja (Antara Tegal-Semarang-Tegal)

Setelah jeda waktu yang ia hampir lupa mengingatnya,,, kenangan itu meronta dan memporak porandakan susunan masa lalu yang telah lama ia rapikan,,,
Kini sesuatu yang sudah terkunci dan tersimpan rapi meletup dengan aneka rupa macam bentuk yang tak beraturan.....

# Perjalanan Senja (antara Tegal-Semarang-Tegal)

Demikian dia berjanji Demi Kain yang akan membungkusnya kelak...

"Aku Ingin menjadi sesuatu yang jika aku hilang, kau akan mencarinya"



Demikian dia berjanji Demi Kain yang akan membungkusnya kelak... !!!

keegoisan seperti ini (begitu indah)

Apakah ia begitu egois sampai ia takut kehilangannya,,
atau engkau yang terlampau egois sampai mencemburui masalalunya....

Ahh... dia dan engkau sama-sama menyukai keegoisan seperti ini (begitu indah)

Bebaskan dirimu!!!

Ini yang aku sebut terjun bebas,
Jika kau harus terjun bebas demi menepati janji,demi orang-orang yang kau cintai dan yang menyayangimu.... LAKUKANLAH.... Bebaskan dirimu!!!

NB:masih dalam syariat tentunya

sajak kenang - kenangan senja

sesuatu yang pernah sengaja ia tinggalkan di beranda jalanan, disudut alun-alun kota dan di sebagian perkampungan yang ramah....

Ia menyebutnya sajak-sajak kenangan senja

"SENJA = SENantiasa mengeJA"

Ada yang bertanya "Kenapa selalu Senja???"

Itu tak lebih Karena ia tak pernah sempurna dalam membaca, ia menyebut dirinya "SENJA = SENantiasa mengeJA"

Perjalanan Senja

Sajak-sajak yang pernah sengaja ia tinggalkan tak pernah berubah, masih sama rupa ketika ia meninggalkannya

# Perjalanan Senja (antara Tegal-Semarang-Tegal)

Sunyi adalah resapan jiwa

Manusia Sepi bertanya
"Tau apa kau tentang kesunyian???

"Sunyi adalah nada"
"Sunyi adalah rima"
"Sunyi adalah tata - dogma paradigma"
"Sunyi adalah sajak-sajak yg sengaja tertinggal ketika waktu jeda"
"Dan Sunyi adalah resapan jiwa-jiwa senja"

serat Hidup

Itulah nasib kamu, dia dan mereka yang tak mau mempelajari intisari dan serat Hidup!!!
Cobalah, belajar memahami akar dan pahitnya serat hidup, maka kau akan temukan kebahagiaan...

Ingat!!! KEBAHAGIAAN, bukan KESENANGAN!!!

Rabu, 26 Juni 2013

"Di Balik Hati Seorang Ayah"

Baca dan Renungilah. khususnya bagi para wanita/perempuan. !!!!!!!


 

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian? Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA. 


Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi? Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu.. Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.... Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu? 



Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu? Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut... Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu...
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah" Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti... Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah .
Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Ayah harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan... Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum? Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Ayah tahu..... Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. 


 Dan akhirnya.... Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..." Setelah itu
Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Ayah telah menyelesaikan tugasnya.... Ayah, Papa, atau Bapak kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..




"A Y A H "